Dunia maya telah kehilangan anjing legendaris salah satu simbolnya Kabosu, Shiba Inu yang wajahnya abadi sebagai “doge” dan menginspirasi lahirnya Dogecoin. Kabosu dikabarkan meninggal dalam tidurnya pada usia 18 tahun, meninggalkan jejak yang tak terlupakan di hati jutaan orang.
Pemiliknya, Atsuko Sato, mengumumkan kabar sedih ini melalui blog pribadinya pada Jumat (24/5). Ia mencatat bahwa Kabosu berangkat dengan sangat tenang pada pukul 7.50 pagi waktu setempat. “Kabosu berangkat dengan tenang tanpa rasa sakit, seolah tertidur saat merasakan kehangatan tanganku yang mengelusnya,” tulis Sato, seorang pengajar taman kanak-kanak di Jepang.
Perjuangan Melawan Penyakit dan Popularitas Global
Kepergian Kabosu terjadi setelah ia berjuang melawan penyakit leukemia dan liver yang didiagnosis empat tahun lalu. Sejak saat itu, Sato secara rutin membagikan perjalanan kesehatan anjing kesayangannya di media sosial. PPada bulan Desember 2023, Sato melaporkan bahwa keadaan liver Kabosu sudah sangat parah.
Kabosu, yang diselamatkan oleh Sato saat berusia 2 tahun, mendadak menjadi fenomena global pada tahun 2013. Ekspresi wajahnya menjadi sumber inspirasi untuk meme “doge” yang menjadi viral di seluruh dunia dan kini hanya terkenang sebagai anjing legendaris. Popularitasnya semakin melesat ketika ia menjadi inspirasi utama bagi penciptaan mata uang kripto Dogecoin pada tahun yang sama. Pada tahun 2021, sebuah NFT (non-fungible token) yang menampilkan wajahnya bahkan terjual seharga US$4 juta.
Warisan Kebahagiaan dan Momen Tak Ternilai
Sato menceritakan bahwa kehidupan Kabosu hampir berakhir tragis sebelum ia menyelamatkannya. Namun, Kabosu justru membawa keajaiban dan kegembiraan tak terhingga. “Sejak Kabosu hadir di rumah, hidupku dipenuhi keajaiban yang tak terhitung, membawa kekayaan berupa momen-momen tak ternilai,” ungkap Sato kepada NBC News.
Untuk mengenang anjing yang telah membawa senyum ke seluruh dunia, Sato berencana mengadakan “pesta” perpisahan pada Minggu (26/5). Kehadiran Kabosu, baik di dunia nyata maupun digital, telah membuktikan bahwa seekor hewan peliharaan bisa menjadi simbol global yang menyatukan orang-orang dengan kehangatan dan keunikan yang tak terduga. Baca berita lain di sini.
