Brian Armstrong

Brian Armstrong CEO Coinbase yang Menjadi Sorotan di Indonesia

Sosok Brian Armstrong, pendiri sekaligus pemimpin Coinbase, tiba-tiba menjadi sorotan hangat di Tanah Air. Penyebabnya adalah rumor tak berdasar yang mengaitkan dirinya dengan artis Tanah Air, Raline Shah.

Informasi tersebut menyebar luas di platform media sosial dan menimbulkan rasa ingin tahu di kalangan pengguna internet. Namun, baik Armstrong maupun Raline dengan tegas membantahnya.

Lewat unggahan di Instagram, Raline Shah memberikan klarifikasi bahwa Armstrong hanyalah teman.

“Selamat menjemput lembaran baru dalam hidupmu, sahabatku Brian Armstrong. Semoga setiap langkah membawa cahaya. Saat saya tinggal di Amerika, banyak pelajaran yang saya ambil dari kerja kerasnya di dunia teknologi,” tulis Raline, dikutip Jumat (11/10).

Armstrong pun juga berkomentar melalui akun X (dulu Twitter). Ia menegaskan tidak pernah menikah selain dengan istrinya saat ini, Angela Meng.

“Melihat beberapa informasi yang salah beredar di luar sana. Saya tidak pernah menikah sebelumnya. Tapi terima kasih atas perhatiannya,” tulisnya.

Siapa Brian Armstrong?

Dilihat dari profil publiknya, Brian Armstrong adalah Co-Founder sekaligus CEO Coinbase, salah satu bursa mata uang kripto terbesar di Amerika Serikat. Perusahaan ini ia dirikan pada 2012 bersama rekannya, Fred Ehrsam.

Berdasarkan laporan The Richest Crypto and Bitcoin Billionaires in The World 2024 yang dirilis Forbes, Armstrong pria kelahiran 1983 sempat memiliki kekayaan mencapai US$11,2 miliar atau sekitar Rp175 triliun (kurs Rp15.666). Angka kekayaan itu cukup untuk mengantarnya menduduki posisi ke-180 orang terkaya di dunia, sebagaimana diungkapkan lewat cuitan di Twitter.

Namun, data real time Forbes terbaru menunjukkan bahwa kekayaannya kini berada di kisaran US$7,2 miliar atau Rp112 triliun.

Armstrong memiliki sekitar 19 persen saham Coinbase, yang resmi melantai di bursa Nasdaq pada April 2021. Langkah ini menjadikan Coinbase sebagai salah satu perusahaan kripto publik terkemuka di dunia.

Perjalanan Karier

Sebelum memulai Coinbase, Armstrong sempat menjadi insinyur perangkat lunak di Airbnb, tempat ia belajar banyak tentang cara kerja sistem pembayaran internasional. Pengalaman ini memperkuat visinya untuk menciptakan platform yang memudahkan masyarakat membeli, menjual, dan menyimpan aset kripto dengan aman.

Ia juga pernah menjalani berbagai proyek teknologi dan startup sebelum akhirnya fokus mengembangkan Coinbase menjadi pemain dominan di industri kripto global.

Sosok Visioner di Dunia Kripto

Di bawah kepemimpinannya, Coinbase berkembang pesat, menggaet jutaan pengguna di seluruh dunia, dan menjadi jembatan antara teknologi blockchain dengan masyarakat umum. Armstrong dikenal sebagai tokoh yang mendorong adopsi kripto secara lebih luas, sekaligus mengadvokasi regulasi yang jelas untuk industri ini.

Meski menjadi figur penting di dunia teknologi finansial, Armstrong cenderung menjaga kehidupan pribadinya tetap tertutup. Ia jarang membagikan informasi personal di media sosial, sehingga rumor yang mengaitkannya dengan selebritas Tanah Air langsung menarik perhatian publik.


Dengan klarifikasi yang sudah diberikan kedua pihak, isu tersebut kini dapat dipastikan tidak benar. Namun, peristiwa ini membuat nama Brian Armstrong semakin dikenal di Indonesia — bukan hanya sebagai CEO Coinbase, tetapi juga sebagai miliarder kripto yang kini menjadi bahan pembicaraan lintas negara. Baca berita lain di sini.