Samsung Siap Luncurkan Kalung

Samsung Siap Luncurkan Kalung Pintar Berbasis AI!

Bersiaplah, karena masa depan wearable technology akan semakin bergaya! Samsung siap luncurkan kalung dikabarkan sedang menggarap perangkat wearable revolusioner terbaru mereka, yang santer disebut-sebut sebagai kalung pintar hingga anting berbasis kecerdasan buatan (AI). Ini bukan lagi sekadar jam tangan atau kacamata, melainkan perhiasan yang akan mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi.

Won Joon Choi, Chief Operating Officer dari divisi pengalaman mobile Samsung, membagikan informasi menarik. Menurutnya, teknologi AI akan menjadi kunci gelombang baru perangkat yang memungkinkan pengguna berkomunikasi dan menyelesaikan berbagai tugas dengan lebih cepat dan intuitif, bahkan tanpa perlu repot mengeluarkan ponsel dari saku.

Choi membayangkan perangkat-perangkat inovatif ini akan hadir dalam bentuk yang dikenakan di leher, telinga, atau bahkan jari. “Kami meyakini bahwa alat ini harus dapat dipakai, bukan sesuatu yang perlu dibawa,” ujarnya, seperti yang dilaporkan CNN, Jumat (11/7). Ia kemudian menambahkan, “Jadi, bisa jadi sesuatu yang dikenakan, seperti kacamata, anting-anting, jam tangan, cincin, dan terkadang kalung.” Ini mengindikasikan bahwa Samsung sedang serius menjajaki ekosistem wearable yang jauh lebih luas dan fashionable.

Perang Wearable AI: Samsung Siap Luncurkan Kalung Siap Bersaing

Samsung bukanlah satu-satunya raksasa teknologi yang berlomba mengembangkan perangkat baru berbasis AI. Meta, misalnya, sudah punya kacamata pintar hasil kolaborasi dengan Ray-Ban yang terjual 2 juta unit sejak 2023. Perusahaan induk Facebook itu bahkan baru-baru ini mengakuisisi saham minoritas di EssilorLuxottica, induk Ray-Ban, menunjukkan keseriusan mereka dalam perangkat wearable AI.

Perlombaan kacamata pintar kian sengit, dengan Google dan Snap aktif mengembangkan perangkatnya. Sementara itu, OpenAI dan mantan desainer Apple, Jony Ive, dikabarkan berkolaborasi dalam proyek perangkat AI misterius yang dijadwalkan rilis tahun depan. Persaingan di ranah wearable AI tampaknya akan semakin memanas.

Ketika ditanya apakah Samsung secara aktif meneliti pengembangan anting-anting atau perhiasan pintar lainnya seperti kalung atau gelang, Choi tidak menampik. Ia menyatakan perusahaan sedang meneliti berbagai kemungkinan. “Apa yang kamu pakai? Kacamata, anting-anting… kalung, jam tangan, dan cincin, sesuatu seperti itu,” ujarnya, mengisyaratkan eksplorasi yang sangat beragam.

Bukan Sekadar Mimpi: Strategi Samsung untuk Masa Depan

Penting untuk dicatat bahwa semua kemungkinan ini masih dalam tahap penelitian dan pengembangan. Samsung, seperti perusahaan teknologi besar lainnya, secara rutin membuat prototipe dan mengevaluasi teknologi baru secara internal sebelum membawanya ke pasar.

Kita telah melihat bagaimana beberapa startup teknologi mencoba mengembangkan gadget AI baru untuk menggantikan smartphone dalam tugas tertentu, namun upaya tersebut seringkali gagal. Contoh paling nyata adalah Humane AI Pin, yang dibuat oleh dua mantan karyawan Apple. Produk ini gagal di pasaran karena harga tinggi dan kinerja yang bermasalah, hingga akhirnya perusahaannya menghentikan produk tersebut dan menjual sebagian asetnya kepada HP.

Namun, pendekatan Samsung berbeda. Mereka tidak bermaksud menggantikan smartphone. Sebaliknya, perangkat AI terbaru ini dirancang untuk berfungsi sebagai pendamping setia bagi ponsel Anda, mirip dengan bagaimana jam tangan pintar mereka beroperasi saat ini. Ide ini menawarkan perpaduan yang lancar dan peningkatan pengalaman bagi pengguna.

Dan jangan lupakan kacamata pintar yang sedang dikembangkan Samsung, yang detailnya masih dirahasiakan. Choi memberi petunjuk, itu mungkin baru permulaan. “Kami saat ini aktif merancang kacamata, tetapi ada beberapa orang yang enggan memakai kacamata karena mengubah tampilan mereka,” ujarnya. “Jadi, kami juga sedang menjajaki jenis perangkat lain.” Ini jelas menunjukkan ambisi Samsung untuk menawarkan pilihan wearable AI yang lebih personal dan sesuai gaya hidup penggunanya.
Dengan kalung pintar dan anting-anting AI yang inovatif, Samsung berpotensi tidak hanya mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi, tetapi juga cara kita berekspresi melalui gaya pribadi. Ini adalah era baru di mana teknologi canggih melebur sempurna dengan fesyen. Baca berita lain di sini.